Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-8, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mempawah menyelenggarakan berbagai macam agenda kegiatan dimulai tanggal 17/2 dan berakhir 28/2. Menyongsong tema “Menuju STAI Mempawah Unggul – Berbudaya, Berkarakter dan Bertakwa”, kegiatan yang diselenggarakan di kampus STAI Mempawah tersebut diikuti oleh mahasiswa STAI Mempawah dan juga terdapat pertandingan antarsiswa SMA/SMK/MA se-Kabupaten Mempawah. Berbagai jenis kegiatan terdiri dari pertandingan volly, lomba tahfidzul Qur’an, karya tulis ilmiah, marawis, tilawatil Qur’an, kaligrafi, cosplay menutup aurat, pidato, story telling, dan lainnya. Peserta SMA/SMK/MA yang terdiri dari 15 sekolah yang ada di Kabupaten Mempawah tampak begitu antusias mengikuti lomba-lomba yang diagendakan.

Pertandingan Bola Volly

Lomba Marawis

Sebelumnya, pada tanggal 20/1 STAI Mempawah mengadakan Seminar Pendidikan dengan tema “Tantangan Pendidikan Abad 21 dalam Meningkatkan Kualitas Pendidik di Era Digital”. Seminar yang dilaksanakan di ruang kelas STAI Mempawah tersebut diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari guru-guru di lingkungan Kabupaten Mempawah dan Dosen STAI Mempawah. Adapun narasumber seminar adalah Dr. Zainuddin (Dosen IAIN Pontianak), Ilhamdi, M.Si (SMP dan PKLK Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kab. Mempawah), dan H. Kamaluddin, M.Pd.I (Kepala Kemenag Kab. Mempawah). Seminar dibuka oleh Hj. Ratna Ningsih, M.Pd.I selaku Ketua Lembaga Asmaul Husna Mempawah. Hadir juga Wakil Bupati Mempawah, H. Muhammad Pagi, yang dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah menyelenggarakan seminar dengan sukses. Beliau berharap semoga kedepannya STAI Mempawah semakin lebih baik dan eksis dalam memajukan masyarakat Kabupaten Mempawah yang maju dengan ilmu.

Sambutan Wakil Bupati Mempawah dalam Seminar Pendidikan

Menurut Jauharatus Sa’diyah yang merupakan penanggungjawab kegiatan dies natalis, penyelenggaraan Seminar Pendidikan ini dilatarbelakangi adanya kemajuan teknologi di bidang pendidikan. Para peserta didik sudah memasuki era globalisasi yang tidak lepas dari digital dan lekat dengan perkembangan teknologi, sehingga guru sebagai salah satu komponen penting dalam pendidikan perlu memahami perkembangan ini. Harapannya para guru dapat mengaplikasikan teknologi dalam pembelajaran di kelas.

Bagi STAI Mempawah, dies natalis mempunyai makna penting tidak hanya sebagai penanda bertambahnya usia, tapi juga penanda tingkat kedewasaan dalam mengabdi dan berkarya. Dies natalis seharusnya menjadi momentum untuk menguatkan komitmen akan perubahan demi kemajuan bersama. Dengan demikian, diharapkan agar civitas akademika selalu meningkatkan semangat dalam mengembangkan STAI Mempawah untuk mencerdaskan anak bangsa melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas sehingga keberadaan STAI Mempawah ini memiliki daya tarik tersendiri, khususnya bagi masyarakat Mempawah, di tengah persaingan yang makin ketat di antara perguruan-perguruan tinggi yang ada.

(Dan/Pusdatin)

Tinggalkan Balasan